Navigation: Blog Guru Indonesia
Pengumuman Unair :



Pengumuman Guru :



Pengumuman PPMB :



Pengunjung : 70.145.381



Berita Detail

Guru Jadi Kunci Berhasilnya Kurikulum Baru

22-03-2013 15:23:29 :: dilihat sebanyak 14402 x

DENPASAR, KOMPAS.com — Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Bali Dr Made Alit Mariana, MPd, mengatakan, salah satu kunci keberhasilan pelaksanaan kurikulum baru yang mulai diterapkan pada Juli mendatang terletak pada kesiapan para guru.

"Para guru harus siap untuk menerapkan dan mengimplementasikan materi sesuai dengan kurikulum tersebut," kata Alit Mariana di Denpasar, Jumat (22/3/2013).

Ia mengatakan, walau tuntutan seperti itu, tetapi pemerintah terkesan lambat melatih para guru untuk mengimplementasikan kurikulum baru itu. Ia mengatakan, pendidikan dan pelatihan (diklat) guru yang awalnya direncanakan pada bulan Maret diundur menjadi April mendatang karena anggaran di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) belum cair.

Hal tersebut, sambung Alit Mariana, dikhawatirkan berpengaruh terhadap kesiapan guru karena waktu pelatihan sangat singkat dan mepet dengan target pelaksanaan kurikulum baru itu.

"Awalnya pelatihan kepada guru-guru inti memang direncanakan Maret ini harus sudah dilakukan. Namun, karena anggaran di Kemendikbud belum cair, jadi pelatihan itu molor. Namun, kami memastikan pelatihan bisa digelar pertengahan April," katanya.

Menurutnya, anggaran program pendidikan tahun 2013 di Kemendikbud mestinya sudah bisa cair Januari lalu. Namun, ada perubahan anggaran sehingga masih harus melalui pengajuan dan pembahasan di DPR RI.

"Sebenarnya perubahan anggaran itu sudah disetujui di DPR RI dan saat ini sedang proses administrasi di Kementerian Keuangan dan diharapkan April bisa cair," katanya.

Alit Mariana lebih lanjut mengatakan, keterlambatan pencairan anggaran itu sangat berpengaruh terhadap program pemerintah pusat (Kemendikbud) dan karena LPMP merupakan kepanjangan tangan pusat, maka hal itu juga akan berpengaruh terhadap program yang akan dijalankan LPMP. Salah satunya, diklat guru dalam rangka persiapan implementasi kurikulum baru.

Menyinggung molornya pelatihan berpengaruh kepada kesiapan guru, dia mengatakan tidak terlalu berpengaruh. "Memang waktunya sangat singkat dan mempet, tetapi akan kami optimalkan pelatihan itu dan nanti juga akan ada pendampingan secara berkelanjutan, baik di kelas maupun juga melalui portal LPMP," katanya.

Ia mengatakan, untuk menyiasati belum cairnya anggaran, pihaknya bekerja sama dengan Disdikpora provinsi, kabupaten, dan kota untuk menyosialisasikan perubahan kurikulum itu. "Kami berharap kerja sama guru, kepala sekolah, dan pengawas menyiapkan implementasi kurikulum baru itu," katanya.

Sementara itu, anggota Komisi IV DPRD Bali Ketut Mandia menilai tertundanya pelatihan itu akan sangat berpengaruh kepada kesiapan guru dalam mengimplementasikan kurikulum baru. "Ini akan memengaruhi kesiapan guru melaksanakan kurikulum baru dan pada akhirnya impelementasinya tidak optimal," katanya.

Dikatakan, kalau pelatihan mundur dan nantinya berpengaruh terhadap kesiapan guru di daerah yang pada akhirnya mempengaruhi kualitas pendidikan di daerah, hal itu tanggung jawab pemerintah pusat. "Jangan salahkan kami di daerah, kalau nanti implementasi kurikulum tidak optimal," katanya.

Sumber : http://edukasi.kompas.com/read/2013/03/22/23461756/Guru.Jadi.Kunci.Berhasilnya.Kurikulum.Baru

List Komentar :

No Komen : 8
23-08-2014 19:01:16 :: Haerul Anwar
Untuk mendapatkan Pendidik yang bermutu, diperlukan seleksi yang ketat wajib ada indikator yang baku, pendidik wajib memiliki IPK 3.00 minimal
No Komen : 7
23-08-2014 18:35:10 :: Haerul Anwar
Untuk menghasilkan mutu pendidikan yang bermutu, kita perlu pendidik bukan guru.
No Komen : 6
04-10-2013 12:23:15 :: safira adib 8a
dari artikel di atas ada beberapa permasalahan yang dihadapi oleh guru(pendidik) dalam rangka peningkatan mutu atau kualitas pendidik 1. turunnya anggaran diklat kurikulum dari pusat yang molor menyebabkan mundurnya kegiatan diklat sehingga berpengaruh terhadap kesiapan guru dalam menerapkan kurikulup baru karena waktunya yang cukup mepet atau singkat dengan target penerapan kurikulum baru. Untuk itu perlu adanya stamina yang prima untuk sistem pendidikan diindonesia sehingga pendidikan di indonesia siap bersaing di dunia global........ berkibar terus indonesiaku tercinta, hidup pendidikan indonesia !!!
No Komen : 5
10-08-2013 03:27:05 :: Sinal
rolex replica

chanel replica

[url=http://www.replicawatches.uk.com]swiss replica watches[/url]

www.commandpackaging.com

No Komen : 4
09-07-2013 04:37:00 :: jagalbilowo
seharusnya diadakan pelatihan untuk guru sesegera mungkin
No Komen : 3
06-06-2013 04:39:43 :: achmad ruhyat
kurikulum baru harapan baru untuk lebih baik lagi, semoga...
No Komen : 2
06-06-2013 04:37:20 :: achmad
seyogyanya peningkatan kompetensi guru di tingkatkan...dan peran stakeholder khususnya pemangku kebijakan agar lebih memperhatikan kondisi riil di lapangan...
No Komen : 1
20-05-2013 12:08:35 :: Air mata Guru
Guru adalah ujung tombak keberhasilan pendidikan...karena in fact....implementasi kurikulum di lapangan sepenuhnya tergantung pada kredibilitas seorang guru sebagai pendidik. so, ketika kebijakan kurikulum baru sudah digulirkan, sudah seyogyanya guru-guru juga ditempa agar tidak ada misinformation yang berujung pada amburadulnya peserta didik.

Kirim Komentar :

Nama :
Komentar :
Masukkan kode pada gambar